Kawasan Industri dan Proyek AI Jawa Timur Diperkenalkan kepada Investor Global di Singapura

—

by

in

Kawasan Industri dan Proyek AI Jawa Timur Diperkenalkan kepada Investor Global di Singapura

Singapura, 7–8 Oktober 2026 — Peluang investasi Indonesia semakin diperkenalkan ke pasar internasional melalui The 2nd Indonesia Investment Forum (IIF) 2026 yang berlangsung di Sky Ventures Capital, One Raffles Place, Singapura.

Forum ini menjadi wadah strategis untuk mempertemukan potensi bisnis, kawasan industri, dan inovasi teknologi Indonesia dengan investor serta mitra industri global.

Dengan dukungan Indonesia Blockchain Center (IBC) bersama berbagai institusi dan mitra strategis, kegiatan tersebut turut memperkuat hubungan antara ekosistem pendidikan, industri, teknologi, dan investasi internasional.

Jawa Timur Tawarkan Potensi Kawasan Industri

Salah satu fokus utama dalam forum ini adalah pengenalan berbagai kawasan industri strategis di Jawa Timur kepada investor internasional.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, bersama Kepala DPMPTSP Jawa Timur, Dyah Wahyu Ermawati, memaparkan kesiapan infrastruktur dan peluang pengembangan industri di wilayah tersebut melalui sesi daring.

Sejumlah kawasan industri yang diperkenalkan meliputi Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Kawasan Singhasari di Malang, i-Sentra Lamongan Industrial Park, serta kawasan industri di Sidoarjo.

Berbagai kawasan tersebut menawarkan peluang investasi pada sektor manufaktur, pengembangan industri, serta energi bersih.

Melalui forum internasional ini, Jawa Timur berupaya memperluas jaringan kemitraan dengan investor yang tertarik mengembangkan kegiatan bisnis dan industri di Indonesia.

Teknologi AI dan Pengembangan Inovasi Menjadi Perhatian

Selain pengembangan kawasan industri, The 2nd Indonesia Investment Forum 2026 juga memperkenalkan peluang investasi pada sektor teknologi dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

PT Indonesia Kecerdasan Artifisial Network (I-KAN) menjadi salah satu perusahaan yang membawa peluang pengembangan teknologi AI kepada calon mitra internasional.

Sementara itu, PT Gas Alam Solusi memperkenalkan potensi bisnis di sektor energi, khususnya Compressed Natural Gas (CNG), dan PT Agro Investama memaparkan peluang investasi pada sektor perkebunan kelapa sawit.

Keberagaman sektor yang diperkenalkan menunjukkan bagaimana Indonesia berupaya menghubungkan kebutuhan pengembangan industri dengan teknologi, inovasi, dan akses pendanaan global.

Surabaya Science and Techno Park sebagai Pusat Inovasi

Pada hari kedua forum, pengembangan Surabaya Science and Techno Park (SSTP) menjadi salah satu agenda penting dalam pembahasan investasi berbasis teknologi.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji, memperkenalkan SSTP sebagai fasilitas yang diarahkan untuk mendukung inovasi serta membuka peluang bagi perusahaan teknologi internasional yang ingin mengembangkan bisnis di Indonesia.

Keberadaan SSTP diharapkan dapat menjadi penghubung antara kebutuhan industri, pengembangan teknologi, penelitian, serta kolaborasi dengan perusahaan teknologi global.

Inisiatif ini juga memperlihatkan potensi Surabaya untuk berkembang sebagai salah satu pusat inovasi teknologi dan pengembangan bisnis digital di Indonesia.

Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Industri Internasional

Forum yang dipimpin oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tersebut tidak hanya memperkenalkan proyek investasi, tetapi juga membahas penguatan hubungan antara institusi pendidikan dan industri.

ITS turut memperkenalkan gagasan Endowment Bond for Indonesian Universities sebagai alternatif pendanaan jangka panjang untuk mendukung riset dan inovasi perguruan tinggi.

Selain itu, ITS menandatangani tiga Letter of Agreement (LoA) bersama mitra internasional, yakni BehNeh, Asia Web3 & AI Association (AWAA), dan 8Hexa Financial.

Forum tersebut juga membuka penjajakan pengembangan Singapore Blockchain Center dan Home of Singapore AI sebagai peluang kolaborasi lanjutan di bidang teknologi digital dan kecerdasan buatan.

Indonesia Blockchain Center Mendukung Konektivitas Teknologi Global

Indonesia Blockchain Center menjadi salah satu pihak yang mendukung penyelenggaraan The 2nd Indonesia Investment Forum 2026 bersama Sky Ventures Capital, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya, dan mitra strategis lainnya.

Bagi IBC, keterhubungan antara industri, institusi pendidikan, pelaku teknologi, dan jaringan internasional merupakan bagian penting dalam pengembangan ekosistem inovasi digital Indonesia.

Forum seperti IIF 2026 membuka kesempatan bagi pelaku usaha dan institusi teknologi nasional untuk memperkenalkan potensi pengembangan bisnis sekaligus menjajaki kemitraan dengan jaringan investasi global.

Peluang kerja sama yang telah diperkenalkan diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi bisnis, pengembangan kemitraan, serta evaluasi proyek investasi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pihak.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan internasional, Indonesia memiliki kesempatan untuk terus memperkuat daya saing industri, pengembangan teknologi, dan transformasi ekonomi digital.

Indonesia Blockchain Center (IBC)

Building Knowledge. Connecting Ecosystems. Creating the Future.


Sumber: iNews Surabaya — Investor Asing Dibidik di Singapura, Jawa Timur Buka Peluang dari Kawasan Industri hingga Proyek AI