Indonesia Investment Forum 2026 di Singapura Perkuat Akses Investasi Indonesia ke Pasar Global

—

by

in

Indonesia Investment Forum 2026 di Singapura Perkuat Akses Investasi Indonesia ke Pasar Global

Singapura, 7–8 Oktober 2026 — The 2nd Indonesia Investment Forum (IIF) 2026 sukses diselenggarakan di Sky Ventures Capital, One Raffles Place, Singapura, sebagai forum strategis yang mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, pelaku industri, perusahaan teknologi, serta investor internasional untuk memperluas peluang investasi dan kolaborasi ekonomi Indonesia di tingkat global.

Mengusung semangat “Invest. Partner. Grow Together.”, forum selama dua hari ini menjadi wadah bagi berbagai pemangku kepentingan untuk memperkenalkan potensi investasi Indonesia secara langsung kepada investor, perusahaan, dan mitra strategis internasional.

Pelaksanaan forum yang bertepatan dengan rangkaian kegiatan internasional di Singapura, termasuk TOKEN2049 week dan Formula 1 Singapore Grand Prix, memberikan momentum untuk mempertemukan peluang investasi Indonesia dengan jaringan bisnis dan teknologi global.

Jawa Timur dan Surabaya Perkenalkan Peluang Investasi Strategis

Pada hari pertama, forum berfokus pada pengenalan peluang investasi di Provinsi Jawa Timur. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Dr. Arman Hakim Nasution, M.Eng., dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, turut berpartisipasi secara daring untuk memaparkan potensi ekonomi dan peluang investasi Jawa Timur. Pemaparan juga disampaikan oleh perwakilan DPMPTSP Provinsi Jawa Timur mengenai berbagai proyek dan kawasan investasi strategis.

Sejumlah kawasan industri diperkenalkan, termasuk Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Singhasari Malang, i-Sentra Lamongan Industrial Park, serta peluang pengembangan industri di Sidoarjo.

Pada hari kedua, perhatian forum diarahkan pada potensi investasi dan pengembangan teknologi Kota Surabaya.

Salah satu inisiatif yang diperkenalkan adalah Surabaya Science and Techno Park (SSTP), yang diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi antara perusahaan teknologi, peneliti, perguruan tinggi, dan investor internasional.

Perusahaan Indonesia Terhubung dengan Investor Global

Forum ini juga memberikan kesempatan kepada sejumlah perusahaan Indonesia untuk memperkenalkan bisnis dan peluang kerja sama kepada investor internasional.

PT Gas Alam Solusi memaparkan peluang investasi pada sektor energi dan infrastruktur gas, sementara PT Agro Investama memperkenalkan potensi industri perkebunan dan agrikultur Indonesia.

Di bidang teknologi, PT Indonesia Kecerdasan Artifisial Network (I-KAN) memperkenalkan pengembangan ekosistem Artificial Intelligence (AI) dan peluang kolaborasi lintas negara yang menghubungkan universitas, peneliti, perusahaan teknologi, serta investor.

Selain itu, ITS Surabaya memperkenalkan konsep Endowment Bond, sebuah pendekatan yang dieksplorasi untuk mendukung pendanaan jangka panjang perguruan tinggi sekaligus menghubungkan institusi pendidikan dengan ekosistem investasi.

Memperkuat Kolaborasi Blockchain, AI, dan Teknologi Digital

Selain membahas investasi sektor riil, Indonesia Investment Forum 2026 juga membuka diskusi mengenai pengembangan kolaborasi teknologi antara Indonesia dan Singapura.

Salah satu pembahasan penting adalah peluang pembentukan Singapore Blockchain Center, yang diharapkan dapat memperluas jaringan kerja sama berdasarkan pengalaman dan ekosistem yang telah dikembangkan Indonesia Blockchain Center (IBC).

Melalui berbagai program edukasi, sertifikasi profesional, riset, digital identity, tokenisasi Real World Asset (RWA), serta implementasi blockchain, IBC terus mendorong pengembangan teknologi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi industri dan masyarakat.

Forum ini juga membahas potensi pengembangan Home of Singapore AI bersama PT Indonesia Kecerdasan Artifisial Network (I-KAN), sebagai langkah awal untuk memperkuat hubungan antara riset, kekayaan intelektual, perguruan tinggi, komersialisasi teknologi, dan investasi.

Penandatanganan Kerja Sama Internasional

Salah satu pencapaian penting dalam rangkaian forum adalah penandatanganan Letters of Agreement (LOA) antara Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan tiga mitra internasional, yaitu BehNeh, Asia Web3 & AI Association (AWAA), serta 8Hexa Financial.

Kerja sama tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat hubungan antara institusi pendidikan Indonesia dengan mitra industri dan teknologi internasional.

Indonesia Blockchain Center turut menjadi bagian dari ekosistem kolaborasi forum bersama ITS, AWAA, Sky Ventures Capital, BehNeh, 8Hexa Financial, I-KAN, dan berbagai mitra strategis lainnya.

Menghubungkan Peluang Indonesia dengan Ekosistem Global

Indonesia Investment Forum 2026 menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, industri, komunitas teknologi, dan investor dalam membangun ekosistem investasi yang lebih terbuka dan berkelanjutan.

Berbagai diskusi yang berlangsung selama forum diharapkan dapat berlanjut melalui pertemuan lanjutan, penjajakan kerja sama, evaluasi proyek, dan pengembangan kemitraan strategis.

Bagi Indonesia Blockchain Center, forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas Indonesia dengan ekosistem teknologi dan investasi internasional, sekaligus mendorong pemanfaatan blockchain dan inovasi digital dalam mendukung transformasi ekonomi.

Connecting Indonesia’s Opportunities with Global Capital.

Invest. Partner. Grow Together.


Sumber: Indonesia Blockchain Center — The 2nd Indonesia Investment Forum 2026 in Singapore (Medium)